PUJUD – Kepolisian Sektor (Polsek) Pujud menggelar kegiatan cooling system bersama unsur pimpinan kecamatan (Upika) dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Senin, 13 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di komplek perkantoran Tanjung Medan itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Pujud, Boy Setiawan, dan dihadiri Camat Tanjung Medan Ahendra, aparat kepolisian, tokoh adat, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam pertemuan tersebut, polisi menampung berbagai keluhan masyarakat, terutama terkait maraknya praktik penangkapan ikan menggunakan aliran listrik di Sungai Rokan. Aktivitas tersebut dinilai merugikan nelayan tradisional karena menyebabkan hasil tangkapan menurun.
“Kegiatan ini sebagai upaya kami mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap langsung permasalahan yang ada di lapangan, khususnya terkait gangguan kamtibmas,” kata Boy Setiawan.
Ia menegaskan, praktik penyetruman ikan tidak hanya merusak ekosistem sungai, tetapi juga berdampak pada mata pencaharian masyarakat. Karena itu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah aktivitas tersebut.
Selain itu, pertemuan juga membahas persoalan peredaran narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman di wilayah hukum Polsek Pujud. Polisi meminta peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi.
“Kami mengharapkan masyarakat tidak ragu melapor kepada Bhabinkamtibmas apabila menemukan indikasi peredaran narkotika atau tindak kejahatan lainnya,” ujar Boy.
Menurut dia, sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Kegiatan cooling system ini juga menjadi bagian dari upaya Polri membangun citra positif melalui pendekatan humanis dan responsif terhadap aspirasi warga.
Acara yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu berakhir pada pukul 15.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
(Sah Siandi Lubis)


|||
<<<=====>>>

=========================


















