Kalapas Cipinang Bagikan Ratusan Baju Koko, Ajak 750 Santri Jadi Teladan bagi Warga Binaan

Khairul

Selain membantu memenuhi kebutuhan pakaian ibadah yang layak, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pembinaan keagamaan sekaligus penegasan komitmen pelayanan Lapas Cipinang yang transparan dan bebas pungutan.
banner 120x600
banner 728x90

JAKARTA – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, membagikan ratusan baju koko kepada para santri Masjid Baiturrahman, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan setelah salat Zuhur berjamaah tersebut merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan pakaian ibadah sekaligus upaya memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan.

Dalam kesempatan itu, Dr. Syarpani menegaskan bahwa seluruh pelayanan di Lapas Cipinang harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, secara adil, transparan, dan tanpa pungutan dalam bentuk apa pun.

“Pelayanan di Lapas Cipinang harus diberikan sesuai ketentuan dan tanpa pungutan. Tidak boleh ada biaya, perantara, ataupun praktik yang membebani warga binaan maupun keluarganya,” tegas Dr. Syarpani.

Ia juga mengajak sekitar 750 santri Masjid Baiturrahman untuk berperan aktif menjadi teladan dalam membangun perilaku positif di lingkungan lapas. Menurutnya, pembinaan keagamaan tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman spiritual, tetapi juga harus tercermin dalam sikap, kedisiplinan, dan perilaku sehari-hari.

750 Santri Masjid Baiturrahman Didorong Jadi Penggerak Perubahan Positif bagi 1.500 Warga Binaan Muslim di Lapas Cipinang

Dr. Syarpani berharap para santri mampu menjadi penggerak perubahan positif bagi sekitar 1.500 warga binaan muslim di Lapas Cipinang.

“Tujuh ratus lima puluh santri ini jangan hanya baik untuk dirinya sendiri. Saya berharap mereka mampu menularkan kedisiplinan, akhlak, dan semangat memperbaiki diri kepada warga binaan lainnya,” pesannya.

Pembagian baju koko tersebut mendapat sambutan positif dari para santri. Salah seorang santri berinisial ARY mengaku senang menerima baju koko berwarna putih yang dapat digunakan untuk melaksanakan ibadah maupun mengikuti kegiatan keagamaan di masjid.

“Saya senang sekali mendapat baju koko putih. Bisa dipakai untuk salat dan kegiatan di masjid. Terima kasih sudah memperhatikan kebutuhan kami,” ungkap ARY.

Bantuan pakaian ibadah ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap kebutuhan sebagian warga binaan yang masih memiliki keterbatasan dalam menyediakan pakaian bersih dan layak untuk beribadah.

Dengan adanya pembagian tersebut, diharapkan para santri dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan lebih nyaman sekaligus semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri selama menjalani masa pembinaan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas I Cipinang terus mendorong penguatan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun karakter dan perubahan perilaku warga binaan.

Peran para santri diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah secara pribadi, tetapi juga berkembang menjadi keteladanan yang membawa pengaruh positif bagi warga binaan lainnya.

Di sisi lain, penegasan mengenai pelayanan tanpa pungutan menjadi pengingat bahwa setiap layanan pemasyarakatan harus diberikan sesuai aturan, tanpa membebani warga binaan maupun keluarga mereka.

Dengan demikian, pembinaan keagamaan dan peningkatan kualitas pelayanan di Lapas Cipinang diharapkan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih tertib, humanis, dan berorientasi pada perubahan positif.

 

__

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *