Kapolri Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi bagi Keluarga Besar Polri

Breaking News

Jenderal Listyo Sigit Prabowo kenang pesan keteladanan dan amanah Eyang Meri untuk menjaga marwah institusi Polri.
banner 120x600
banner 728x90

KARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/26).

Dalam kesempatan itu, Jenderal Sigit mengungkapkan bahwa dalam beberapa kali pertemuan, almarhumah Eyang Meri kerap menyampaikan pesan moral dan nasihat kepada seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, pesan tersebut menjadi inspirasi dan semangat bagi seluruh personel Korps Bhayangkara dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

banner 325x300 =========================

“Beliau selalu berpesan di setiap kesempatan, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, serta mampu melindungi dan mengayomi masyarakat,” ujar Sigit usai prosesi pemakaman.

Sigit menuturkan, saat dirinya melayat ke rumah duka, pihak keluarga sempat memutar rekaman suara Eyang Meri yang berisi pesan bagi keluarga besar Polri.

“Tadi malam kami mendengarkan langsung rekaman suara beliau yang disimpan oleh Mas Rama. Dalam pesan itu, beliau menekankan pentingnya menjadi teladan dan memulai dari diri sendiri. Hal-hal seperti ini tentu menjadi semangat bagi kami seluruh keluarga besar Polri,” kata Sigit.

Kapolri menambahkan, pesan yang disampaikan Eyang Meri merupakan amanah dan wasiat yang patut dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus Polri.

“Dalam pesan terakhirnya, beliau berpesan agar kami menjaga dan menitipkan institusi Polri. Amanah ini akan terus kami junjung dan wujudkan dalam pengabdian kami,” tutur Sigit.

Menurutnya, pesan Eyang Meri memiliki makna yang sangat mendalam. Polri, kata Sigit, harus terus meneladani nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan oleh almarhum Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri dalam menjaga integritas, keadilan, serta kedekatan dengan masyarakat.

“Sebagaimana tugas pokok kami untuk menjaga ketertiban dan keamanan demi tata tentrem kerta rahardja, kami akan terus memegang nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan. Selamat jalan Eyang Meri, terima kasih atas pengabdian dan pesan-pesan mulia yang telah Ibu berikan. Warisan nilai dari Eyang Hoegeng dan Eyang Meri akan terus menjadi semangat yang menggelora bagi kami di Polri,” tutup Sigit.

(Indra Kitang)

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *