Riau, Rohil  

Kapolsek TPTM Hadiri Rapat Koordinasi Perkuat Sinergi Cegah Narkoba dan Gangguan Kamtibmas

Breaking News

Kapolsek Tekankan Peran Aktif Masyarakat dan Komitmen Bersama Aparat dalam Pencegahan Dini
banner 120x600
banner 728x90

ROKAN HILIR — Aparat pemerintah, TNI-Polri, serta unsur masyarakat di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) menggelar rapat koordinasi untuk penanggulangan, antisipasi, dan pencegahan peredaran narkoba serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (17/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat TPTM, Jalan Tugu Kepenghuluan Melayu Besar, itu dihadiri Camat TPTM Muhammad Zuhri, Danramil 02 TPTM Kapten A.Rh Iswandi, perwakilan Polres Rohil IPDA H. Siahaan, Kapolsek TPTM Iptu Kodam Firman Sidabutar, serta unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tenaga kesehatan, pelajar, dan perangkat desa.

banner 325x300 =========================

Rapat diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta sambutan dari sejumlah pejabat terkait. Dalam forum tersebut, para peserta membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat pencegahan peredaran narkoba dan menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kapolsek TPTM Iptu Kodam Firman Sidabutar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman narkoba yang dinilai semakin kompleks.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan narkoba harus melibatkan semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat, hingga masyarakat. Peran aktif warga dalam memberikan informasi sangat menentukan keberhasilan upaya ini,” kata Iptu Kodam dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian akan mengintensifkan penyuluhan di sekolah-sekolah sebagai langkah pencegahan sejak dini. Selain itu, Polsek TPTM membuka kanal pengaduan melalui WhatsApp untuk memudahkan masyarakat melaporkan dugaan penyalahgunaan narkoba.

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti secara cepat dan tepat. Ini bagian dari komitmen kami menjaga wilayah tetap aman dan bersih dari narkoba,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, disepakati sejumlah langkah konkret, antara lain pelaksanaan tes urin berkala bagi aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, serta unsur TNI-Polri. Selain itu, setiap kepenghuluan didorong mengalokasikan anggaran khusus untuk kegiatan sosialisasi dan pencegahan narkoba.

Forum juga menekankan pentingnya meningkatkan sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan ditutup dengan deklarasi anti-narkoba sebagai bentuk komitmen bersama seluruh peserta. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib.

(Sah Siandi Lubis)

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *