BAGAN SINEMBAH — Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga seorang anak perempuan berinisial AF, 4,5 tahun, di wilayah Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat, 1 Mei 2026. AF, putri pasangan SD dan NH, meninggal dunia dan diduga menjadi korban kekerasan seksual.

Kapolsek Bagan Sinembah, AKP Gian Wiatma Jonimandala, mengunjungi langsung rumah duka pada hari yang sama. Kehadirannya, menurut dia, tidak hanya dalam kapasitas sebagai penegak hukum, tetapi juga bentuk empati terhadap keluarga korban.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kasus ini akan kami tangani secara serius dan profesional,” kata AKP Gian dalam keterangannya.
Ia menyebutkan, terduga pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Selain menyampaikan belasungkawa, Kapolsek juga ikut mengantar jenazah korban hingga ke tempat pemakaman. AF dimakamkan pada Sabtu, 2 Mei 2026, diiringi tangis keluarga dan warga yang turut mengantar ke peristirahatan terakhir.
Seorang warga setempat, Heni, mengatakan terduga pelaku diduga merupakan kakek korban berinisial S. Polisi belum memberikan keterangan rinci terkait hubungan tersebut.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar serta berani melaporkan jika mengetahui adanya tindak kekerasan atau pelecehan terhadap anak.
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya perlindungan terhadap anak. Polisi memastikan proses hukum akan dikawal hingga tuntas guna memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
(Sah Siandi Lubis)


|||
<<<=====>>>

=========================


















