ROKAN HILIR — Kepolisian Sektor Pujud melakukan patroli sekaligus pemasangan garis polisi di sejumlah lokasi yang diduga kerap digunakan untuk aktivitas penyakit masyarakat (pekat) dan penyalahgunaan narkotika di Kepenghuluan Pujud, Kecamatan Pujud, Senin, 20 April 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menyasar tiga titik, yakni gudang kosong di Jalan Utama Simpang Tepak, lokasi permainan biliar di Jalan Lintas Pujud–Tanjung Medan, serta gubuk di sekitar Jalur Gajah di ruas jalan yang sama.
Kapolsek Pujud, AKP Boy Setiawan, mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika yang meresahkan masyarakat. “Kami menemukan beberapa lokasi yang berpotensi digunakan untuk aktivitas negatif, terutama pada malam hari. Karena itu kami lakukan penertiban dan pemasangan garis polisi,” ujarnya.
Selain kepolisian, kegiatan tersebut melibatkan Camat Pujud M. Nasri, Sekretaris Camat Jufri, personel Satpol PP, serta jajaran Polsek Pujud.
Di lokasi gudang kosong, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh karena diduga kerap dijadikan tempat konsumsi narkotika. Sementara itu, tempat permainan biliar ditertibkan karena sering digunakan oleh pelajar pada jam sekolah, yang memicu keluhan dari orang tua.
“Tempat biliar kami minta untuk menghentikan operasional sementara dan dilakukan penertiban agar tidak disalahgunakan, terutama oleh anak-anak sekolah,” kata Boy.
Petugas juga memasang garis polisi di sebuah gubuk kosong di Jalur Gajah yang diduga menjadi lokasi penggunaan narkotika. Langkah ini dilakukan agar tempat tersebut tidak lagi dimanfaatkan untuk aktivitas serupa.
Dalam kegiatan tersebut, aparat turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak berkumpul di lokasi-lokasi rawan serta segera melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.
Boy menegaskan, kepolisian akan terus melakukan patroli rutin guna menekan peredaran narkotika di wilayah hukumnya. “Kami mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi. Penanganan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh polisi, perlu dukungan semua pihak,” ujarnya.
(Sah Siandi Lubis)


|||
<<<=====>>>

=========================


















