ROKAN HILIR — Kesiapan sarana dan prasarana pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi salah satu aspek penting dalam upaya pencegahan kebakaran di wilayah Rokan Hilir, Riau. PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) menjadi salah satu pihak yang perlu memastikan fasilitas pendukung, seperti embung, sekat kanal, sumur bor, dan menara pantau, berada dalam kondisi siap digunakan sesuai fungsinya.
Keberadaan fasilitas tersebut berperan dalam mendukung langkah antisipasi dan penanganan kebakaran, terutama ketika muncul titik api yang berpotensi meluas. Karena itu, pemeriksaan berkala, pemeliharaan, serta kesiapan operasional sarana menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi karhutla.
Selain dukungan infrastruktur, koordinasi lintas sektor antara perusahaan, kepolisian, pemerintah, dan masyarakat juga diperlukan untuk memperkuat deteksi dini serta mempercepat respons apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Di sisi lain, Polsek Bagan Sinembah mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau indikasi karhutla agar dapat segera ditindaklanjuti.
Apel bersama supervisi Operasi Aman Nusa II Tahun 2026 yang digelar Polsek Bagan Sinembah berakhir sekitar pukul 09.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman, lancar, dan kondusif.
_


|||
<<<=====>>>



















