Polsek TPTM Cek Lahan Jagung Ketahanan Pangan di Kepenghuluan Mesah

PENULIS : SAH SIANDI LUBIS

Monitoring dilakukan di lahan seluas 10 hektare di Kepenghuluan Mesah untuk memastikan perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi dampak banjir dan serangan hama.
banner 120x600
banner 728x90

ROKAN HILIR – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan pertanian seluas 10 hektare di Jalan Paret Karim, Kepenghuluan Mesah, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Pemantauan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Mesah, Aipda M. Sobirin, bersama kelompok tani setempat. Dalam kegiatan itu, petugas memeriksa tingkat pertumbuhan benih, keseragaman tanaman, kondisi lahan, hingga perkembangan tanaman jagung yang telah memasuki fase generatif.

Dari hasil monitoring, sebagian tanaman diketahui telah memasuki fase berbuah. Meski demikian, petugas juga menemukan sejumlah kendala yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman. Beberapa tanaman mengalami kerusakan akibat serangan hama, sementara sebagian areal pertanian terdampak banjir sehingga menyebabkan tanaman terendam dan menghambat proses pertumbuhan.

Selain itu, di sejumlah titik ditemukan tanaman yang mati, daun menguning, batang roboh, hingga pertumbuhan yang tidak optimal akibat pengaruh kondisi lingkungan. Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pendampingan lanjutan agar potensi penurunan hasil panen dapat ditekan.

Berdasarkan data lapangan, lahan jagung seluas sekitar 10 hektare tersebut mulai ditanami pada 23 April 2026. Pemupukan pertama dilaksanakan pada 28 Mei 2026. Hingga pelaksanaan monitoring pada 16 Juli 2026, usia tanaman diperkirakan telah mencapai sekitar 90 hari atau memasuki fase penting menjelang masa panen.

Lainnya:

HUT Ke-III PAMAGAR Berlangsung Meriah, Wakil Bupati Resmikan Masjid Al-Fauzi

Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Iptu Kodam Firman Sidabutar, mengatakan kegiatan monitoring merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor pertanian, sekaligus memastikan petani memperoleh pendampingan selama proses budidaya tanaman.

“Polri, khususnya Polsek TPTM, akan terus hadir mendampingi para petani melalui kegiatan monitoring, pembinaan, dan pengawasan terhadap perkembangan tanaman jagung. Kami berharap berbagai kendala di lapangan, seperti banjir maupun serangan hama, dapat diminimalisasi melalui koordinasi dengan instansi terkait sehingga hasil panen nantinya dapat lebih optimal. Program ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, Polri, dan masyarakat,” kata Kodam Firman Sidabutar.

Ia menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada produktivitas lahan, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, serta kelompok tani dalam mengantisipasi berbagai tantangan di lapangan.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polsek TPTM berharap petani dapat memperoleh solusi terhadap berbagai persoalan budidaya, mulai dari penanganan hama, pengendalian dampak banjir, hingga penerapan pola perawatan tanaman yang lebih efektif. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Rokan Hilir.

 

___

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *