Bagan Batu – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bagan Batu terus melakukan upaya penertiban terhadap pedagang yang berjualan di bahu Jalan Lintas Sudirman, Bagan Batu. Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Proses penertiban ini dilakukan secara bertahap diawali dengan sosialisasi kepada para pedagang sebelum tindakan lebih lanjut diambil.
Komandan Pos (Kapos) Satpol PP Bagan Batu, Syafi’i, saat dikonfirmasi bin-ri.id melalui pesan WhatsApp pada Selasa (13/02/2025), mengungkapkan bahwa pihaknya masih dalam tahap sosialisasi sebelum mengeluarkan surat edaran resmi.
“Masih, Mas. Maklum, bertahap. Sosialisasi dulu. Besok mau kami keluarkan surat edaran. Memang di daerah PJK lama sudah dilakukan sosialisasi, besok kami edarkan surat dari kabupaten. Rencana semua harus kami laksanakan, tapi bertahap,” ujar Syafi’i.
Penertiban ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi trotoar dan bahu jalan sesuai dengan peruntukannya, serta mengurangi kemacetan yang sering terjadi akibat aktivitas jual beli di kawasan tersebut. Jalan Lintas Sudirman merupakan jalur utama yang sering dilalui kendaraan berat maupun kendaraan pribadi, sehingga keberadaan pedagang di bahu jalan dinilai dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Satpol PP wajib berkomitmen untuk tidak serta-merta melakukan penertiban tanpa memberi waktu bagi para pedagang. Oleh karena itu, sosialisasi dan pemberitahuan resmi melalui surat edaran menjadi langkah awal sebelum tindakan lebih lanjut diambil.
Syafi’i juga menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak, baik pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

“Kami tidak ingin serta-merta menggusur, tapi kami ingin masyarakat paham pentingnya ketertiban. Kami akan berupaya sebaik mungkin agar kebijakan ini tidak merugikan pihak manapun,” tambahnya.
Dengan adanya penertiban ini, diharapkan para pedagang dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya, sementara pemerintah daerah dapat memberikan solusi alternatif yang tidak mengorbankan mata pencaharian mereka.
(Sah Siandi Lubis)


|||
<<<=====>>>



















