MUARA ENIM, SUMATERA SELATAN — Komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda di wilayah sekitar perusahaan, terus diwujudkan PT Manambang Muara Enim (MME). Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut dilakukan melalui program pembiayaan pendidikan keahlian bagi 11 peserta di LPK/LKP Zakiyah Muara Enim. 3/11/2026
Program ini menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.
Sebanyak 11 peserta mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan dengan pembiayaan penuh dari PT MME. Program tersebut dimulai pada 7 September 2026 dan berlangsung selama satu tahun, hingga September 2027.
Adapun bidang pendidikan yang diberikan meliputi Administrasi Perkantoran, Akuntansi Komputer Bisnis, Komputer Terpadu, serta Entrepreneur Digital Printing.
Melalui program tersebut, peserta akan dibekali kemampuan administrasi, pengelolaan keuangan berbasis komputer, pengoperasian teknologi komputer, hingga keterampilan kewirausahaan di bidang digital printing.

11 Peserta dari Sejumlah Desa
Sebelas peserta yang mengikuti program pendidikan ini berasal dari wilayah Desa Darmo dan Keban Agung Kecamatan Lawan Kidul dan Desa Pulau Kecamatan Tanjung Agung di antaranyanya ialah ; Zalsyabilla Erita Dwi Putri, Nabilla Faiza, Meinala Azahra, Aziza Cinta Anggraini, Alzahra Defia Safitri, Meliza Triana Putri, Noffe Axnes Olivia, Taskiah Mahirah, Dewi Viiona Aprilia dan Rifa Delvin Satria Vigo.
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan setiap Senin hingga Sabtu, sedangkan hari Minggu menjadi waktu libur. Selama satu tahun pendidikan, para peserta diharapkan mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Perwakilan PT MME, Fadhilah Azizah Rahma menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat khususnya di wilayah ring satu.
“Kami berharap program pendidikan ini dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas SDM masyarakat sekitar, sehingga para peserta memiliki bekal untuk bekerja maupun membuka usaha mandiri,” ujar Fadhilah
PT Manambang Muara Enim (MME) sendiri merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pertambangan batu bara di Jl. Raya batu Raja Muara Enim KM 91, Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim – Sumatera Selatan.
Dukungan terhadap pendidikan dan peningkatan keterampilan masyarakat menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih mandiri dan produktif.
Sementara itu, Pimpinan LPK/LKP Zakiyah Muara Enim, Hasan Sazili, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada PT MME atas dukungan pembiayaan pendidikan bagi 11 peserta tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT MME atas dukungannya. Kami siap memberikan pendidikan dan keterampilan terbaik agar 11 peserta ini mampu menjadi generasi yang terampil, mandiri, dan siap menghadapi dunia kerja,” ungkap Hasan.
Menurutnya, pendidikan selama satu tahun ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan secara teori, tetapi juga kemampuan praktik yang dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun usaha.
Semua peserta mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan.
“Terima kasih kepada PT MME atas kesempatan dan biaya pendidikan yang diberikan kepada kami. Kami sangat bersyukur dan akan belajar dengan sungguh-sungguh agar ilmu ini bermanfaat untuk masa depan,” ungkap semua peserta.
Program pendidikan keahlian ini diharapkan menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas SDM lokal. Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan dunia kerja, keterampilan administrasi, akuntansi komputer, penguasaan teknologi informasi, serta kewirausahaan menjadi bekal yang sangat penting.
Melalui dukungan PT MME dan pelaksanaan pendidikan oleh LPK/LKP Zakiyah Muara Enim, diharapkan 11 peserta tersebut mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan membawa keterampilan yang diperoleh untuk masa depan.
Program ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kontribusi perusahaan kepada masyarakat tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui investasi pendidikan dan pemberdayaan generasi muda.
Pendidikan adalah investasi masa depan. Dengan keterampilan dan kesempatan, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
(Rd)


|||
<<<=====>>>



















