Riau, Rohil  

Polsek TPTM Cek Pertumbuhan Pohon Jagung Pipil di Kepenghuluan Mesah

bin-ri.id : Breaking News

Sebagian Lahan Tergenang Akibat Curah Hujan Tinggi, Penyemprotan Hama dan Pemupukan Segera Dilakukan
banner 120x600
banner 728x90

ROKAN HILIR — Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) melaksanakan pengecekan pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung pipil di wilayah Paret Karim, Kepenghuluan Mesah, Kecamatan TPTM, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di wilayah hukum Polsek TPTM.

banner 325x300 =========================

Pengecekan dilakukan langsung oleh Kapolsek TPTM, IPTU Kodam F. Sidabutar SH MH, didampingi Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Mesah Aipda M. Sobirin serta kelompok tani setempat.

Dalam kegiatan itu, petugas melakukan pengecekan terhadap persentase benih yang tumbuh, keseragaman pertumbuhan tanaman, identifikasi bibit yang gagal tumbuh, pengukuran tinggi tanaman, hingga pemeriksaan kesehatan tanaman jagung.

Selain itu, ditemukan sebagian kecil daun jagung mengalami kerusakan akibat serangan hama ulat. Beberapa area lahan juga terlihat tergenang air akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Lahan penanaman jagung seluas 10 hektare tersebut dikelola oleh dua kelompok tani, yakni kelompok yang dipimpin Daud dan kelompok yang diketuai Hamdan.

Kapolsek TPTM IPTU Kodam F. Sidabutar mengatakan, kegiatan pengecekan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah sekaligus memastikan tanaman jagung masyarakat dapat tumbuh optimal.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan. Kami berharap melalui pendampingan ini hasil panen masyarakat dapat meningkat dan memberi manfaat bagi perekonomian warga,” ujar IPTU Kodam F. Sidabutar.

Ia menambahkan, pihaknya bersama kelompok tani akan melakukan penyemprotan hama, pemupukan berkala, serta pembersihan gulma di sekitar tanaman jagung guna menjaga kualitas pertumbuhan tanaman.
Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang mulai ditanam sejak 25 April 2026 itu kini telah berusia sekitar tiga minggu dengan tinggi rata-rata mencapai satu jengkal dan memiliki tiga hingga lima helai daun.

Kapolsek juga menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat dalam sektor pertanian diharapkan mampu menjadi contoh positif dalam membangun ketahanan pangan berbasis desa.

 

[ Sah Siandi Lubis ]

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *