PUJUD — Kepolisian Sektor (Polsek) Pujud menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pada Senin (29/6/2026) pukul 08.30 WIB di Ruang Selasar Polsek Pujud. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pujud, AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si, dan diikuti seluruh personel Polsek Pujud, sekaligus dirangkaikan dengan sarapan bersama.
Anev ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi dinamika situasi keamanan selama satu pekan terakhir, sekaligus merumuskan langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pujud.
Dalam arahannya, Kapolsek Pujud AKP Boy Setiawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas kedisiplinan dan komitmen dalam pelaksanaan tugas, khususnya setelah kegiatan apel pagi dan Zoom Meeting bersama pimpinan.
“Menjelang peringatan HUT Bhayangkara pada 1 Juli, saya menegaskan kepada seluruh personel agar menjaga disiplin dan profesionalitas. Tidak boleh ada anggota yang melakukan pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencoreng institusi Polri,” ujar AKP Boy Setiawan.

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap sejumlah isu strategis yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan di wilayah Pujud, termasuk konflik sosial dan agraria yang tengah berkembang.
Menurutnya, personel diminta untuk terus memantau dinamika konflik antara KSB, WUSKU, dan PT Torganda, serta meningkatkan monitoring terhadap potensi konflik agraria di sejumlah titik yang dinilai rawan.
“Kita harus responsif terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan. Pencegahan harus menjadi prioritas, sehingga potensi konflik tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar,” tegasnya.
Di sisi lain, AKP Boy Setiawan juga menyoroti persoalan narkotika sebagai ancaman serius yang harus dihadapi secara tegas dan tanpa kompromi. Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun pelanggaran lainnya.
“Komitmen kita jelas. Tidak ada ruang bagi anggota yang bermain-main dengan narkoba ataupun melakukan pelanggaran lain. Pimpinan akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Sebagai langkah preventif, Kapolsek menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan patroli dialogis dan kegiatan sambang desa guna memantau situasi masyarakat, sekaligus mencegah munculnya kejadian yang berpotensi viral di media sosial, khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, personel juga diminta memperkuat patroli di kawasan strategis seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengantisipasi aksi premanisme dan tindak kriminal konvensional, termasuk kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor).
Dalam bidang lalu lintas, personel diarahkan untuk melakukan penertiban dan pengaturan arus kendaraan guna mengantisipasi potensi kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.
Sementara pada fungsi Binmas, Bhabinkamtibmas diminta aktif menyampaikan maklumat Kapolda Riau kepada masyarakat, memonitor perkembangan situasi di desa binaan masing-masing, serta melakukan pengecekan program ketahanan pangan yang hasilnya wajib dilaporkan kepada pimpinan.
Dari sisi intelijen, personel Intelkam juga diminta untuk terus menyusun dan menyampaikan perkiraan cepat intelijen (Kirka Intel) guna mendukung deteksi dini terhadap potensi ancaman keamanan di wilayah hukum Polsek Pujud.
Adapun pada fungsi Reskrim, seluruh personel diimbau meningkatkan koordinasi internal dan memperkuat pertukaran informasi terkait gangguan kamtibmas, termasuk penanganan tindak pidana ringan serta kasus pencurian tandan buah segar kelapa sawit yang masih menjadi perhatian di wilayah tersebut.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Evaluasi rutin ini diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan Polsek Pujud dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
***


|||
<<<=====>>>



















