INDRAGIRI HILIR – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus didorong hingga ke tingkat desa. Salah satunya melalui panen jagung yang dilaksanakan jajaran Polsek Batang Tuaka bersama kelompok tani di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kegiatan panen berlangsung di lahan seluas sekitar satu hektare di Dusun III Parit 8, Desa Tanjung Siantar, Kecamatan Batang Tuaka, Senin, 3 Agustus 2026. Panen dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dengan melibatkan personel Polsek Batang Tuaka yang dipimpin AIPTU Eka Ardinal bersama anggota Kelompok Tani Sinar Jaya.
Dari lahan tersebut, petani berhasil memanen sekitar 400 kilogram jagung. Hasil panen itu merupakan bagian dari panen jagung Kuartal II yang dibudidayakan menggunakan sistem tumpang sari.
Kapolsek Batang Tuaka, IPDA Dahri Iskandar, S.H., mengatakan metode tumpang sari dipilih sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.
“Panen dengan sistem tumpang sari ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan,” ujar Dahri.
Menurut dia, hasil panen akan dimanfaatkan untuk dua kebutuhan. Sebagian hasil panen akan dijual kepada penampung jagung di Kecamatan Batang Tuaka, sedangkan sisanya disiapkan sebagai benih untuk musim tanam berikutnya di lahan yang sama.
“Ini adalah implementasi Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Presiden RI. Dengan adanya hasil panen ini, kita ingin membantu masyarakat meningkatkan hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan pakan ternak,” katanya.
Dahri berharap sinergi antara kepolisian dan kelompok tani terus diperkuat sehingga desa-desa di wilayah hukum Polsek Batang Tuaka mampu meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan.
Ia menilai penguatan sektor pertanian dari tingkat desa menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
“Kami berharap desa-desa di wilayah hukum Polsek Batang Tuaka mampu menjadi daerah yang mandiri pangan. Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, kesejahteraan warga dapat meningkat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah,” ujar Ipda Dahri.
___


|||
<<<=====>>>





