BENGKALIS – Polres Bengkalis menggelar apel peluncuran pemasangan tanjak dan selempang di Mako Polres Bengkalis, Jumat (20/2/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap adat istiadat Melayu yang merupakan jati diri masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Apel tersebut dihadiri Ketua dan Pengurus Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis, Datuk Sri Ilham M. Nur, Wakapolres Bengkalis, para pejabat utama, serta seluruh peserta apel.
Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasih Humas Aipda Juliandi Barsah, S.Pd., menyampaikan bahwa pemasangan tanjak dan selempang bukan sekadar penggunaan atribut budaya, melainkan simbol penghormatan terhadap nilai-nilai luhur adat Melayu.
Menurutnya, tanjak melambangkan marwah, keteguhan prinsip, serta kebijaksanaan dalam bertindak. Sementara itu, selempang menjadi simbol amanah dan tanggung jawab yang harus dijaga dengan penuh integritas.
Ia menegaskan, sebagai insan Bhayangkara, setiap anggota Polri wajib menempatkan kehormatan institusi di atas kepentingan pribadi, berpikir jernih dan arif dalam setiap pengambilan keputusan, serta menjunjung tinggi adat dan nilai kearifan lokal. Profesionalisme dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat juga harus terus dikedepankan.
Lebih lanjut disampaikan, tanjak yang dikenakan di kepala menjadi pengingat agar setiap anggota Polri senantiasa mengedepankan akal sehat, hati nurani, dan landasan hukum dalam bertindak. Sedangkan selempang yang tersemat di pundak mengandung makna bahwa setiap kewenangan merupakan amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban, baik secara kedinasan, moral, maupun di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.
Melalui kegiatan ini, Polres Bengkalis memperkuat sinergi bersama lembaga adat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Apel peluncuran pemasangan tanjak dan selempang tersebut secara resmi dimulai sebagai bagian dari komitmen Polres Bengkalis dalam menghadirkan pelayanan yang Presisi, berintegritas, dan berlandaskan nilai budaya Melayu.
(Indra Kitang)


|||
<<<=====>>>

=========================


















