ROKAN HILIR – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) melaksanakan kegiatan pemupukan dan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil di kawasan Paret Karim, Kepenghuluan Mesah, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu, 30 Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kapolsek TPTM, Iptu Kodam Firman Sidabutar SH MH, turun langsung ke lokasi bersama Datuk Penghulu Kepenghuluan Mesah Ridwan SH, Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Mesah Aipda M. Sobirin, serta kelompok tani setempat untuk melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas 10 hektare.
Dalam kegiatan itu, tim melakukan sejumlah pemeriksaan, mulai dari mengecek persentase benih yang tumbuh, mengamati keseragaman pertumbuhan tanaman, mengidentifikasi benih yang gagal tumbuh, mengukur tinggi tanaman, menghitung jumlah daun, hingga memeriksa kesehatan tanaman secara keseluruhan.
Selain itu, petugas juga menemukan sebagian kecil tanaman mengalami kerusakan pada daun akibat serangan hama ulat. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, dilakukan pemupukan pertama setelah masa tanam.
Kapolsek TPTM Iptu Kodam Firman Sidabutar mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan. Melalui pendampingan dan pemantauan ini, kami berharap tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang baik,” ujar Firman.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak sektor pertanian di daerah.
“Kami ingin memberikan motivasi dan contoh kepada masyarakat agar terus merawat tanaman secara berkelanjutan. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, Polri, dan petani, diharapkan ketahanan pangan daerah dapat semakin kuat,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam sejak 23 April 2026 menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Pada usia sekitar satu bulan, sebagian besar tanaman tumbuh normal meski terdapat beberapa tanaman yang terdampak serangan hama ringan.
Kegiatan pemupukan dan pengecekan tersebut berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Polsek TPTM memastikan akan terus melakukan pendampingan serta pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung hingga masa panen tiba.
[ Sah Siandi Lubis ]


|||
<<<=====>>>

=========================


















