ROKAN HILIR — Kepolisian Sektor Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir, melaksanakan kegiatan pemupukan dan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pipil di lahan pertanian Jalan Paret Karim, Kepenghuluan Mesah, Kecamatan TPTM, Senin (22/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga ketersediaan pangan masyarakat.
Kapolsek TPTM IPTU Kodam Firman Sidabutar, SH, MH turun langsung ke lokasi bersama Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Mesah Aipda M. Sobirin serta kelompok tani setempat untuk memantau perkembangan tanaman jagung pipil di lahan seluas 10 hektare tersebut.
Dalam pengecekan itu, petugas melakukan pengamatan terhadap persentase benih yang tumbuh, keseragaman pertumbuhan tanaman, kekuatan batang, serta kondisi kesehatan tanaman secara umum.
Dari hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik. Bahkan, beberapa tanaman telah memasuki fase berbunga dan mulai berbuah. Meski demikian, ditemukan pula sebagian kecil tanaman yang mengalami gangguan hama ulat pada bagian daun.
Kapolsek TPTM IPTU Kodam Firman Sidabutar mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan Polri dalam mendorong ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek TPTM.
“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan tanaman jagung tumbuh optimal sehingga hasil panen nantinya dapat maksimal,” ujar Iptu Kodam Firman Sidabutar.
Ia menambahkan, pendampingan kepada petani juga bertujuan untuk memberikan edukasi terkait pentingnya perawatan tanaman secara rutin, termasuk pemupukan dan pengendalian hama.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap sektor pertanian. Sinergi antara Polri dan masyarakat harus terus diperkuat demi mendukung kesejahteraan bersama,” katanya.
Tanaman jagung pipil tersebut diketahui mulai ditanam pada 23 April 2026. Pengecekan pertumbuhan dan pemupukan pertama dilakukan pada 28 Mei 2026, sementara pemantauan lanjutan dilaksanakan pada 10 Juni 2026.
Secara umum, perkembangan tanaman jagung di lahan tersebut menunjukkan hasil yang positif meskipun masih ditemukan beberapa kendala teknis seperti serangan hama.
°°°


|||
<<<=====>>>



















