Dugaan Pembangunan Siring Jalan Nasional di Desa Lingga, Tanjung Enim Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Minta Pemeriksaan

banner 120x600
banner 728x90

Tanjung Enim, Selasa, 22 September 2026 — Pembangunan siring di kawasan jalan nasional yang berada di Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mendapat perhatian dari masyarakat setempat. Warga menduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang diharapkan.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan dari masyarakat, kondisi pekerjaan siring di lokasi tersebut dinilai mengkhawatirkan dan dikhawatirkan tidak memiliki ketahanan yang baik dalam jangka panjang.

Saat wartawan mendatangi lokasi dan melihat langsung proses pembangunan, terlihat pemasangan batu pada bagian dinding tanah yang kemudian dilapisi atau diplester menggunakan adukan semen. Dari pengamatan di lapangan, adukan semen tersebut diduga cukup tipis dan menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas serta kekuatan konstruksi.

Masyarakat juga mempertanyakan metode pengerjaan. Menurut informasi yang disampaikan kepada wartawan, sebelum batu dipasang pada bagian dinding tanah, seharusnya terdapat adukan yang dapat membantu merekatkan batu dengan konstruksi secara lebih kuat. Namun, hal tersebut perlu dipastikan kembali melalui pemeriksaan teknis oleh pihak yang berkompeten.

Selain persoalan teknis, wartawan juga tidak menemukan papan informasi proyek di sekitar lokasi pekerjaan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi publik, khususnya terkait sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana kegiatan, serta pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

 

Tidak adanya papan informasi proyek juga membuat masyarakat mempertanyakan apakah pekerjaan tersebut telah memenuhi ketentuan transparansi dalam pelaksanaan proyek pemerintah.

Warga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan untuk memastikan kualitas pekerjaan, ketebalan konstruksi, material yang digunakan, serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis dan dokumen pekerjaan.

Masyarakat juga meminta pihak terkait memberikan penjelasan mengenai identitas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), kontraktor atau pelaksana pekerjaan, sumber anggaran, serta nilai kontrak kegiatan tersebut.

Terkait berbagai dugaan tersebut, pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi yang bertanggung jawab perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi.

Pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan tersebut benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai dugaan tersebut.

(Rumansah)

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *