Dugaan Mark up : Dalam Penggunaan Anggaran DAK di Disdikbud Tohil

bin-ri.id

banner 120x600
banner 728x90

Bagansiapiapi – Permasalahan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir tampaknya tidak akan kunjung usai, mengenai temuan BPK, terkait adanya dugaan penggunaan dana DAK Tahun anggaran 2023.

BPK RI menemukan adanya dugaan kelebihan bayar pada pekerjaan Mobilier, Masalah Pajak, masalah kelebihan bayar pada tunjangan Pensiunan dan dugaan masalah lain lain pada kegiatan rutin Disdikbud Rohil.

Tidak mau mengambil pelajaran dan pengalaman dari tahun sebelumnya, di duga Pekerjaan DAK Fisik yang katanya swakelola pada Disdikbud Rohil tahun 2024 ini pelaksanaan nya lebih bar -bar lagi.

“Awal pelaksanaan pada pekerjaan DAK Fisik SD maupun SMP tahun 2024, Kebijakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rokan Hilir Asril Arif dalam mengelola swakelola DAK Fisik telah menunjuk secara tunggal Pejabat pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Tak hanya itu, selaku Pengguna Anggaran dirinya menunjuk tunggal  ketua pelaksana kegiatan dan Bendahara kegiatan.

Desas desus tak sedap di kalangan PNS Disdikbud Rohil pun berhembus, kuat dugaan Proyek yang bersumber dari dana Kementerian Pendidikan (APBN) ini diperjualbelikan dan dikerjakan oleh orang luar. Siapa orang luar ini nanti di kupas lagi dalam berita selanjutnya.

Kadis Dikbud Rokan Hilir Asril Arif saat dikonfirmasi media ini Kamis (5/12/2024) pukul 15.05 Wib terkait dugaan jual beli proyek DAK Fisik SD dan SMP membantah.  Asril Arif menyampaikan bagaimana mungkin diperjualbelikan sementara itu pekerjaan Swakelola.

Macam mana pula kegiatan nak di jual belikan, Kegiatan swakelola, Tangkis Kadis Dikbud Rohil menghindar.

Selanjutnya Media mempertanyakan tentang keberadaan orang luar yang di sebut-sebut sebagai Mandor penguasa seluruh Proyek DAK Fisik tahun 2024 inisial K, Inisial W dan inisial F, lintas Kadis mengaku tak tahu,”Tak tahu doh, imbuhnya lagi.

Pantauan dilapangan juga di dukung oleh keterangan dari berbagai nara sumber, Pekerjaan pada DAK Fisik 2024 berikut Mobilair Disdikbud Rohil di duga tak hanya diperjualbelikan, namun lebih keras lagi di duga PPTK pada kegiatan tersebut berbisnis pada bahan material salah satunya Baja ringan.

(Dilansir Dari (M O Sumatra Times)

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *