ROKAN HILIR — Aparat kepolisian bersama tim gabungan melakukan pendinginan lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu dilakukan di dua titik koordinat, yakni 1.65448, 101.25854 dan 1.65435, 101.25747. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare.
Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Iptu Kodam Firman Sidabutar, mengatakan pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api aktif yang dapat memicu kebakaran lanjutan.
“Setelah pemadaman, kami fokus melakukan pendinginan di seluruh area terdampak guna mencegah munculnya kembali api, terutama karena kondisi angin cukup kencang,” ujar Kodam.
Ia menjelaskan, lahan yang terbakar merupakan semak belukar dengan kondisi tanah gambut, yang dikenal mudah terbakar dan sulit dipadamkan secara menyeluruh.
Berdasarkan informasi dari warga setempat, api diduga berasal dari lahan milik salah satu warga dan kemudian merambat ke lahan lainnya di wilayah perbatasan Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.
“Tim juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran serta mencari pihak yang bertanggung jawab,” kata Kodam.
Dalam penanganan kebakaran ini, tim gabungan yang dipimpin Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady melibatkan puluhan personel dari Polri, TNI, pemerintah kecamatan, serta masyarakat setempat.
Sejumlah peralatan dikerahkan, antara lain mesin pemadam mini, kendaraan operasional, serta selang air untuk mempercepat proses pendinginan dan penyekatan area.
Petugas juga memasang garis polisi di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Meski api telah padam, kondisi di lapangan masih menyisakan asap. Petugas memperingatkan potensi munculnya kembali api jika angin bertiup kencang.
“Pendinginan akan dilanjutkan hingga benar-benar dipastikan aman,” ujar Kodam.
Ia menambahkan, secara umum situasi di lokasi saat ini dalam keadaan terkendali, meskipun petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran susulan.
(Sah Siandi Lubis)


|||
<<<=====>>>

=========================


















