Riau, Rohil  

Hari Ketiga Penanganan Karhutla, Tim Gabungan Padamkan Sisa Api di Tanah Putih

Breaking News

Karhutla di Labuhan Papan Berangsur Terkendali, Tim Lakukan Pendinginan Lanjutan
banner 120x600
banner 728x90

ROKAN HILIR — Tim gabungan melanjutkan upaya pendinginan lahan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir, Jumat, 27 Maret 2026.

Baca jugaPolsek TPTM Tangkap Pria yang Diduga Membakar Lahan di Rohil

banner 325x300 =========================

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu merupakan hari ketiga penanganan di lokasi dengan luas area terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare. Lahan yang terbakar didominasi semak belukar di atas tanah gambut.

Kapolsek Tanah Putih Tanjung Melawan, Iptu Kodam Firman Sidabutar, memimpin langsung operasi tersebut dengan melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat setempat.

“Tim difokuskan pada upaya pendinginan dan penyekatan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali,” kata Kodam Firman Sidabutar dalam keterangannya.

Menurut dia, berdasarkan informasi dari warga, sumber api diduga berasal dari lahan milik seseorang bernama Andalas yang kemudian merambat ke lahan milik Parman di wilayah perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai.

LainnyaWisata Alam Ara Garden Bagan Batu Diserbu Wisatawan

Selain pemadaman, aparat kepolisian juga melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kebakaran serta mencari pihak yang diduga bertanggung jawab.

“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan terkait asal api dan kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini,” ujar Kodam.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain mesin pemadam mini, mesin robin, selang air, serta satu unit ekskavator untuk membantu penyekatan lahan. Personel juga dibagi ke beberapa titik guna mengepung area bekas kebakaran.

Meski demikian, proses penanganan tidak berjalan mudah. Akses menuju lokasi yang berjarak sekitar 60 kilometer dari markas Polsek harus ditempuh selama kurang lebih dua jam melalui jalur darat. Selain itu, kondisi cuaca panas dan angin yang sesekali kencang turut menjadi kendala di lapangan.

Baca jugaCiptakan Lalu Lintas Aman dan Tertib Polsek Pujud Gelar Strong Point Pagi

Hingga kegiatan berakhir, api dilaporkan telah padam dan hanya menyisakan asap. Namun, tim memastikan pendinginan akan terus dilanjutkan pada Sabtu, 28 Maret 2026, untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

“Situasi saat ini dalam keadaan aman dan terkendali, namun kami tetap melakukan langkah antisipasi lanjutan,” kata Kodam.

(Sah Siandi Lubis)

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *