21.000 Pohon dan Workshop Pelajar, Polda Riau Perkuat Ekologi

Breaking News

Polda Riau Mantapkan Green Policing Lewat Pelajar dan Penghijauan
banner 120x600
banner 728x90

PEKANBARU – Polda Riau menyiapkan dua agenda strategis pada November 2025 sebagai bagian dari komitmen memperkuat gerakan ekologis di daerah. Kegiatan tersebut mencakup Workshop Green Policing bagi pelajar serta penanaman pohon serentak di seluruh jajaran kepolisian.

Workshop Green Policing digelar pada 12–14 November dan melibatkan 311 ketua OSIS dari SMA/SMK/MA se-Riau. Sementara program penanaman pohon berlangsung pada 10–21 November dengan target 21.000 pohon di seluruh Polres dan satker Polda Riau dalam rangka peringatan Hari Pohon Nasional.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyatakan, penanaman pohon secara masif merupakan langkah nyata institusi kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat nilai Green Policing sebagai budaya kerja.

“Penanaman 21.000 pohon adalah ikhtiar moral dan ekologis untuk memastikan bumi tetap terawat. Seluruh Polres, Polsek, dan satker kami gerakkan agar penghijauan ini berlangsung terukur dan berkelanjutan,” ujar Herry, Senin (10/11/2025).

Penanaman dilakukan di halaman markas komando, lahan kosong yang dikelola satuan kewilayahan, hingga titik tanam yang disiapkan bersama pemerintah daerah. Setiap satuan diwajibkan mendokumentasikan dan melaporkan perkembangan pohon secara berkala.

“Gerakan ini harus punya dampak jangka panjang. Tidak boleh menanam lalu ditinggalkan. Setiap pohon adalah amanah,” kata Herry.

Rangkaian kegiatan dilakukan bertahap, mulai dari persiapan lubang tanam, pengangkutan bibit, hingga penanaman serentak oleh personel Polri, Bhayangkari, mahasiswa, pelajar, komunitas pecinta alam, dan masyarakat.

Sejalan dengan agenda tersebut, Ditbinmas Polda Riau menggelar Workshop Green Policing selama tiga hari untuk membentuk kepemimpinan hijau di kalangan pelajar. Kegiatan ini juga menanamkan nilai “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah” sebagai identitas moral generasi muda Riau.

Workshop dibuka Kapolda di Alam Mayang Pekanbaru dengan rangkaian kegiatan berupa orasi Tunas Muda, tur lingkungan, penanaman pohon, pembuatan konten kreatif, dan penandatanganan Deklarasi Pelajar Green Policing.

Dirbinmas Polda Riau Kombes Eko Budhi menuturkan, ketua OSIS dipilih karena memiliki kapasitas kepemimpinan dan pengaruh di lingkungan sekolah. Mereka diharapkan menjadi pelopor gerakan hijau di Riau.

“Ketua OSIS adalah penggerak utama di sekolah. Melalui workshop ini, mereka disiapkan menjadi penyambung pesan Green Policing di sekolah, komunitas, dan ruang digital,” ucap Eko.

Pada 13 November, peserta mengikuti seminar di Aula Tribrata Mapolda Riau yang menghadirkan pemateri dari berbagai direktorat Polda bersama mitra lingkungan. Materi meliputi penegakan hukum lingkungan, kerusakan ekosistem, bahaya narkoba, keselamatan lalu lintas, hingga peran pemuda dalam gerakan hijau modern.

Peserta juga mengikuti kompetisi kreatif yang dinilai tim independen dari kalangan pendidikan dan budaya.

Kegiatan berlanjut pada 14 November di Bank Pohon Polda Riau melalui Tour Tabung Harmoni Hijau. Peserta belajar membuat bibit pohon, kompos, pupuk cair, serta memahami pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Agenda ditutup dengan inagurasi Pelajar Green Policing dan pemberian apresiasi bagi pemenang kompetisi.

Menurut Herry, kedua agenda ini menjadi fondasi gerak panjang Polda Riau dalam memperkuat gerakan ekologis di Bumi Lancang Kuning.

“Kalau pohon adalah warisan fisik untuk bumi, pelajar adalah warisan pemikiran untuk masa depan. Kita menanam pohon sambil menanam cara pandang baru yang lebih hijau dan bertanggung jawab,” kata Herry.

(Sah Siandi Lubis)

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *