Rokan Hilir, Riau – Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hilir, Provinsi Riau, sedang memburu tiga pelaku perampokan bersenjata api yang berhasil membawa kabur uang tunai Rp50 juta dari sebuah toko di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kepenghuluan Bangko Lestari, Kecamatan Bangko Pusako.
Kasus pencurian dengan kekerasan ini terjadi pada Senin (3/2) dini hari dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Rokan Hilir, AKP I Putu Adi Juniwinata, mengonfirmasi bahwa penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku masih berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke pihak kepolisian,” ujar AKP Putu saat dikonfirmasi, Selasa (4/2/2025).
Menurut keterangan korban, Rukun Sinulingga (46), perampokan terjadi sekitar pukul 00.20 WIB ketika ia dan istrinya hendak menutup toko mereka, yang juga berfungsi sebagai agen BRI Link.
Tiba-tiba, sebuah mobil Toyota Avanza hitam dengan nomor polisi B 2702 TOZ berhenti di depan toko. Tiga pria bertopeng turun dari mobil. Dua pelaku langsung masuk ke dalam toko, sementara satu lainnya berjaga di luar untuk mengawasi situasi.
Salah satu pelaku yang bersenjata api mengenakan jaket hitam, topi hitam, serta masker untuk menutupi wajahnya. Tanpa banyak bicara, pelaku tersebut langsung menembak istri korban sebanyak tiga kali. Tak hanya itu, Rukun Sinulingga juga ditembak dua kali di bagian kakinya, dicekik, dan ditodong senjata api di kepala.
Dalam keadaan terancam, korban akhirnya menyerahkan tas berisi uang tunai sekitar Rp50 juta, mesin BRI Link, serta 11 kartu ATM milik pelanggan. Setelah mendapatkan barang rampasan, para pelaku segera melarikan diri menggunakan mobil yang mereka bawa.
Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk membantu identifikasi pelaku.
AKP Putu menjelaskan bahwa pihaknya menduga para pelaku merupakan kelompok kriminal terorganisir yang sudah merencanakan aksi ini dengan matang.
“Dari cara mereka beraksi, tampaknya mereka sudah memantau lokasi dan mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan perampokan. Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berusaha menangkap para pelaku secepat mungkin,” tambahnya.
Hingga saat ini, kondisi istri korban yang tertembak tiga kali masih dalam perawatan medis di rumah sakit setempat. Sementara itu, korban Rukun Sinulingga yang mengalami luka tembak di kaki juga mendapatkan perawatan intensif.
Kapolres Rokan Hilir mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi kriminalitas, terutama di malam hari. Para pelaku kejahatan sering menyasar toko atau tempat usaha yang memiliki transaksi keuangan besar, seperti agen BRILink.
Pihak kepolisian juga meminta warga yang memiliki informasi mengenai kendaraan atau pelaku perampokan ini untuk segera melapor guna mempercepat proses penangkapan.
“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati, terutama bagi pemilik usaha yang sering menyimpan uang dalam jumlah besar. Jika melihat gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian,” pungkas AKP Putu.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus memburu tiga pelaku perampokan yang diduga kabur ke luar daerah setelah melancarkan aksinya. (Red)


|||
<<<=====>>>



















