Polresta Barelang Tidak Serius, Tim Bidkum Perkumpulan Keluarga Sumba Turun Tangan.

bin-ri.id

banner 120x600
banner 728x90

KEPRI 30  Nopember 2024, – Bidang Hukum (Bidkum) dari Perkumpulan Keluarga Sumba NTT  yang dikoordinir oleh Kornelis Boli Balawanga S.H bersama rekan-rekannya yakni Dominikus Jawa, S.H, Martinus Ola, S.H, Saidi Amin, S.H dan Antonius Bogar, S.H. telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam melakukan upaya hukum terkait kasus Al Fatih yang meninggal dalam mobil tersangka E,S.

Dukungan hukum yang diberikan oleh Bidkum ini merupakan hal yang sangat penting bagi keluarga yang berduka. Mereka tidak hanya menjalankan tugasnya dengan profesional, tetapi juga telah memberikan rasa aman serta harapan bagi keluarga yang membutuhkan keadilan.

Ketua Perkumpulan Keluarga Sumba Yulius Bate menyebutkan, Kontribusi Tim Bidkum dalam membela masyarakat berupaya untuk mendapatkan keadilan hukum. Reaksi positif dari Perkumpulan keluarga Sumba menjadi bukti nyata terhadap pengaruh positif yang telah diberikan oleh Tim Bidkum, yang saat ini tengah berjuang untuk mendapatkan keadilan.

Perkumpulan Keluarga Sumba merupakan organisasi yang dibentuk untuk memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Sumba. Motivasi pembentukan organisasi ini berkaitan erat dengan kebutuhan untuk menyuarakan aspirasi bila ada masalah yang dihadapi oleh anggota komunitas.

“Terutama terkait penanganan kasus yang tidak mendapatkan keadilan dan perhatian yang layak dari pihak berwenang. Dalam hal ini, pihak kepolisian, khususnya Polresta Barelang, diharapkan untuk memberikan penanganan yang serius dan responsif terhadap penanganan kasus E,S.

Dengan pasal sangkaan pasal 80 ayat (3) Jo pasal 76 C UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang- Undang RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal  359  KUHPidana tentang kealpaan yang menyebabkan orang lain mati.

Namun kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap tersangka E,S. Masyarakat menilai Polresta Barelang seolah tidak serius dalam menjalankan tugasnya dalam proses penegakan hukum, serta kurangnya transparansi yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian polresta barelang.

“Yulius Bate  juga menyebutkan, Seandainya tidak ada respon dari pihak Polresta Barelang, terhadap keluhan masyarakat, khususnya untuk penanganan kasus Elvi Sumanti ini, Ketua Perkumpulan Keluarga Sumba menyatakan, mereka akan mengambil tindakan tegas dengan cara mereka sendiri.

(Jasa Tarigan)

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *