Tak Kenal Panas! Bhabinkamtibmas Desa Kepur Bersama BPBD dan Damkar Berjibaku Jinakkan Karhutla

banner 120x600
banner 728x90

MUARA ENIM – Ketika api mulai menjalar dan asap mengepul di belakang Kantor Kejaksaan Muara Enim, seorang Bhabinkamtibmas tidak memilih untuk berpangku tangan. Demi memastikan keselamatan lingkungan dan warga binaannya, Aipda Nopli Wahyillah, Bhabinkamtibmas Desa Kepur, turun langsung bersama tim BPBD dan Damkar untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (11/9/26) pagi di kawasan belakang Kantor Kejaksaan Muara Enim, Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Begitu mengetahui adanya kebakaran, Bhabinkamtibmas bersama unsur penanggulangan bencana bergerak melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang, menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata tugas Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga.

“Bhabinkamtibmas merupakan personel yang berada dekat dengan masyarakat. Ketika terjadi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan maupun keselamatan warga, kehadiran mereka sangat penting untuk melakukan tindakan awal, berkoordinasi dengan instansi terkait dan memastikan kondisi di wilayah binaannya dapat segera ditangani,” ujar AKP RTM. Situmorang.

Di lokasi, Aipda Nopli Wahyillah bersama personel BPBD dan Damkar bahu-membahu melakukan pemadaman. Api yang muncul di kawasan tersebut segera ditangani agar tidak berkembang dan mengancam area di sekitarnya.

Bagi Bhabinkamtibmas, tugas bukan sekadar hadir dalam kegiatan formal atau memberikan imbauan. Ketika warga membutuhkan perlindungan, seorang polisi harus hadir di tengah situasi yang membutuhkan tindakan. Kolaborasi dengan BPBD dan Damkar menjadi kekuatan penting dalam menghadapi ancaman karhutla yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM. Situmorang juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh api sekecil apa pun. Kondisi lahan yang kering dapat membuat api cepat berkembang, sehingga laporan dan penanganan sedini mungkin sangat diperlukan.

“Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin,” tegasnya.

Aksi Aipda Nopli Wahyillah bersama BPBD dan Damkar menjadi gambaran nyata bahwa semangat melindungi masyarakat tidak mengenal batas tempat dan waktu. Di tengah ancaman api, sinergi antarlembaga menjadi benteng pertama untuk menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat.

Polri hadir, berkoordinasi, dan bergerak bersama masyarakat serta instansi terkait. Karena bagi seorang Bhabinkamtibmas, melindungi warga binaan bukan hanya tugas—tetapi sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sepenuh hati.

(Rumansah)

banner 325x30
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *